•November 4, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar
The Java Etnic community blog,com
Blog ini berisi tentang gambar kesenian jawa (jawa barat, jawa tengah, yogyakarta, dan jawa timur). Diharapkan dapat memupuk rasa kecintaan terhadap tradisi kesenian jawa yang belakangan mulai ditiggalkan oleh kaum muda kita. Untuk itu sebagai pematik yang tidak seberapa ini, kami mengingikan teman-teman untuk bergabung sebagai komunitas suku jawa.
Darimanapun kita berada, dimanapun kita tinggal, suku apapun kita, bisa menjadi anggota dari komunitas ini, untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang cerita-cerita, dongeng, maupun legenda yang disajiakan lewat gambar maupun tulisan.
Banyak sekali kesenian-kesenian dari jawa yang dapat kita banggakan, mungkin belum menjadi budaya nasional masih lokal, seperti jatilan, topeng ireng, kubro siswo, cerita joko kendil, joko tingkir dan joko-joko lainnya yang belum dikenal, ada lagi legenda ambarawa, banyumas, suroboyo, bondowso dan lain sebagainya yang perlu kita kenal supaya anak cucu kita bisa menikmati dan mensyukuri menajadi orang jawa.
Ini baru permulaan saya membuat blog jadi mohon maklum jika masih ada kekurangan. Untuk isinya tunggu minggu berikutnya okey…..!!!!!!!
Jangan lupa untuk menyebarkan ke teman, sodara, kakek, nenek, cicit,cucut dan seluruh manusia yang kita lihat…….!!!!!
Ditulis dalam Uncategorized
•November 4, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar

sinden atau pesinden banyak dikaitkan dengan tledek atau taledek (Jawa: talèdhèk) yang biasanya menari sambil menyanyi, terutama dalam tari tayub. Dahulu tayub bermula dikaitkan dengan ritual terhadap dewi kesuburan bagi masyarakat agraris, namun dalam perkembangan selanjutnya menjadi pertunjukan bagi orang yang mempunyai hajat. Bagaimana seni tradisi Jawa terutama karawitan, wayang, tarian, yang diisi dengan suara sinden.
Ditulis dalam Uncategorized
•November 4, 2008 •
1 Komentar

wayang kulit adalah seni pertunjukan yang telah berusia lebih dari setengah milenium. Kemunculannya memiliki cerita tersendiri, terkait dengan masuknya Islam Jawa. Salah satu anggota Wali Songo menciptakannya dengan mengadopsi Wayang Beber yang berkembang pada masa kejayaan Hindu-Budha. Adopsi itu dilakukan karena wayang terlanjur lekat dengan orang Jawa sehingga menjadi media yang tepat untuk dakwah menyebarkan Islam, sementara agama Islam melarang bentuk seni rupa. Alhasil, diciptakan wayang kulit dimana orang hanya bisa melihat bayangan.
Ditulis dalam Uncategorized
•November 1, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar

gamelan
Gamelan adalah alat music dalam pertunjukan wayang. Dalam pertunjukan wayang Jawa, alat music ini terdiri atas paling tidak 15 jenis instrumen yang berbeda, kebanyakan terbuat dari perunggu dan berbagai macam perkusi. Suling, kendang, rebab, dan gambang adalah pengiring pertunjukan yang bukan perkusi dan tidak terbuat dari perunggu.
The Gamelan is the musical instruments. In the Javanese Wayang, these instruments nowadays consist of at least 15 different types, mostly made of bronze and generally of the percussion type, mostly made of bronze and generally of the percussion type; a small bamboo flute (suling), one or two horizontal drums on wooden stands (kendang), a two stringed violin-like instrument (rebab) and a wooden xylophone (gambang) are the non percussion and/or non-bronze musical instruments used to accompany a wayang purwa performance.
Ditulis dalam Uncategorized
•November 1, 2008 •
Tinggalkan sebuah Komentar

membatik
Seni Tradisional Jawa secara sempit berarti karya seni yang diciptakan dan berasal dari Pulau Jawa, Indonesia.
Ditulis dalam Uncategorized
Tag: Add new tag
•November 1, 2008 •
1 Komentar
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!
Ditulis dalam Uncategorized